Berita Terkini

320

Gaet Pramuka Aktif Saka Rintisan Yogaswara KPU Kota Sawahlunto Dikukuhkan

KPU Kota Sawahlunto menjadi KPU Kota/Kota Ke-5 yang melaksanakan pengukuhan dan pelantikan Pengurus Satuan Karya (SAKA) Pramuka Rintisan Yogaswara masa Bakti 2025-2030, (Rabu 15/4/2026) di Ruang rapat KPU Kota Sawahlunto. Dihadiri langsung oleh Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat, Hamdan, Ketua Kwartir Cabang 0311 Gerakan Pramuka Sawahlunto, H. Jeffrey Hibatullah, Bawaslu Kota Sawahlunto, Kepala Kesbangpol Kota Sawahlunto, Jajaran pimpinan KPU Kota Sawahlunto serta Pengurus Kwarcab 0311 Gerakan Pramuka Sawahlunto. Ketua KPU Kota Sawahlunto, Hamdani, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kwarcab 0311 Sawahlunto terhadap pelaksanaan pengukuhan dan pelantikan ini. Ia menjelaskan bahwa pembentukan Saka Pramuka Rintisan Yogaswara ini merupakan tongak sejarah bagi Kota Sawahlunto dalam memperkuat sinergitas antara penyelenggara kepemiluan dengan gerakan kepramukaan. “Saka Pramuka Rintisan Yogaswara ini menjadi ujung tombak kita saat ini untuk melaksanakan sosialisasi dan pendidikan pemilih pada pemilih pemula, maka sinergitas antar lembaga sangat diperlukan untuk keberlanjutan program ini”, ucapnya.  Sejalan dengan hal tersebut, Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat, Hamdan, menegaskan Saka Rintisan Yogaswara ini adalah Inovasi yang dihadirkan oleh KPU Provinsi Sumatera Barat dalam pendidikan pemilih selama non-tahapan.  “Kenapa disebut Rintisan, karena kita lah yang memulai dengan tujuan nantinya diharapkan menjadi agenda nasional di KPU RI.” pungkasnya. Beliau juga mempertegas bahwa saat ini KPU Provinsi Sumatera Barat sedang menyiapkan petunjuk pelaksana dan modul krida serta aturan-aturan yang memperkuat kinerja saka rintisan ini kedepannya.  Sementara itu Ketua Kwartir cabang 0311 Gerakan Pramuka Sawahlunto, H. Jeffrey Hibatullah mengharapkan adanya keberlanjutan program setelah pelantikan ini, terutama untuk pramuka aktif ditingkat SMA se-Kota Sawahlunto. “Semoga dengan pelantikan ini dapat menghadirkan program-program yang kolaboratif antara gerakan pramuka dengan KPU, serta adik-adik pramuka hendaknya menjadi motor penggerak dalam mensukseskan pemilu berikutnya“, ujar Wakil Walikota Sawahlunto ini. (Dani/Parhumas KPU Sumbar)


Selengkapnya
95

Perkuat Sinergi Pendidikan Pemilih dan Demokrasi, Pramuka UNP lakukan Audiensi dan Silahturahmi ke KPU Sumbar

Padang - sumbar.kpu.go.id - KPU Provinsi Sumatera Barat menerima audiensi Pramuka Perguruan Tinggi Universitas Negeri Padang (UNP,) pada Selasa, 7 April 2026 di Aula KPU Provinsi Sumateta Barat.  Audiensi yang dipimpin oleh Pembina Gugusdepan Racana Dang Tuanku dan Bundo Kanduang, Universitas Negeri Padang, Dr. Alim Harun Pamungkas, M.Pd terkait memperkuat sinergi pendidikan pemilih berkelanjutan jelang tahapan pemilu mendatang. Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat, Surya Efitrimen dalam sambutannya megatakan KPU Provinsi Sumatera Barat sudah melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kwartir Daerah 03 Sumatera Barat dan dilanjutkan penandatanganan perjanjian kerjasama KPU Kabupaten/Kota dengan Kwartir Cabang masing-masing untuk membentuk Saka Pramuka Rintisan Yogaswara.  “Yogaswara artinya suara yang mempersatukan, dan kenapa rintisan, karena KPU Provinsi Sumatera Barat menjadi pilot project pendirian saka secara nasional, tujuannya untuk penguatan kapasitas pemilu dalam pendidikan pemilih dalam masa tahapan pemilu berikutnya.”ujarnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada kegiatan tahapan dan non tahapan Pemilu sebab MoU ini selama 5 tahun kedepan, tambah beliau. Sementara itu, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Provinsi Sumatera Barat, Jons Manedi mengatakan mahasiswa adalah pemilih potensial, karena ada 20% di DPT, namun pada aplikasi dilapangan pemilih pemula atau gen-z hanya hadir 10% saja di TPS.  Artinya ada hal yang membuat pemilih ini tidak hadir di TPS. "Gerakan pramuka adalah gerakan yang continue. jika kita membutuhkan kader maka kita tidak susah mencarinya karena setiap tahun ada kader yang masuk pramuka. Hal ini sejalan dengan tahapan pemilu yang membutuhkan kader-kader lapangan untuk sosialisasi kepada masyarakat.  Tentu pramuka diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam peningkatan jumlah pemilih pemula pada tahapan pemilu di TPS nantinya" jelas Jons. Menurut Dewan Pembina Universitas Negeri Padang, Dr. Alim Harun Pamungkas, Pramuka itu harus menjadi voluenter, artinya pramuka itu harus berada di dalam masyarakat untuk melaksanakan pekerjaan sosial. "PSDK UNP hampir ada diseluruh Sumatera Barat , jika pramuka dikembangkan pada PSDK UNP ini maka kami mempunyai kader pramuka yang masif di seluruh sumbar. Di kampus kami mempunayai SD, SMP dan  SMA pembangunan untuk pengembangan siswa-siswa dalam kegiatan pramuka", jelas Alim. Melalui Pramuka UNP tegas Alim, menyatakan komitmennya untuk membuka peluang seluas-luasnya bagi KPU Provinsi Sumatera Barat dalam berkolaborasi dalam berbagai kegiatan kepramukaan.  Sebaliknya, KPU Provinsi Sumatera Barat juga memberikan akses yang luas bagi anggota Pramuka UNP untuk memanfaatkan sumber daya yang dimiliki guna mendukung pengembangan Satuan Karya Pramuka Yogaswara Sumatera Barat. Sementara itu Ory Sativa Sya'ban, Ketua Divisi Teknis Penyelengaraan Pemilu lebih menyikapi terobosan pramuka UNP dalam membangun sistem kepemiluan dalam pemilihan pimpinan di kampus, sebagai perpanjangtanganan KPU di perguruan tinggi. Beliau berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi strategis antara lembaga pendidikan kepemudaan dan penyelenggara pemilu, guna menciptakan generasi muda yang cerdas secara politik, berintegritas, serta memiliki kesadaran demokrasi yang tinggi. (Wili/Parhumas KPU Sumbar)


Selengkapnya
141

KPU Dorong Penguatan Kompetensi SDM Kepemiluan Berbasis LMS

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendorong penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) kepemiluan melalui pengembangan Learning Management System (LMS) . Hal tersebut dibahas dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Selatan, (Rabu, 1/4/2026). Kegiatan ini melibatkan anggota KPU Divisi SDM dari seluruh KPU Provinsi serta perwakilan kepala bagian SDM dari 22 provinsi di Indonesia. FGD bertujuan mengembangkan model kompetensi, menyusun klaster kurikulum, serta mengoptimalkan pelatihan berbasis digital. Penguatan SDM dinilai penting mengingat masih ditemukannya berbagai kendala dalam penyelenggaraan pemilu, termasuk pelanggaran dan pemungutan suara ulang. Selain itu, belum adanya standar kompetensi yang baku serta kesenjangan antara tuntutan peran dan kapasitas SDM menjadi perhatian dalam forum tersebut. FGD juga menekankan pentingnya menempatkan pengembangan kompetensi sebagai investasi kelembagaan agar pembelajaran tidak bersifat insidental dan dapat berkelanjutan lintas periode. Dalam kegiatan tersebut turut diperkenalkan aplikasi SIPATEN (Sistem Informasi Pengembangan Kompetensi) sebagai platform LMS untuk mendukung pembelajaran mandiri bagi ASN, komisioner, dan badan ad hoc. Namun, pengembangan aplikasi ini dinilai masih perlu penyempurnaan agar lebih mengakomodasi kebutuhan kompetensi komisioner. Melalui penguatan sistem pembelajaran berbasis digital, KPU diharapkan dapat membangun SDM kepemiluan yang lebih adaptif dan mampu menjaga kualitas serta integritas penyelenggaraan pemilu. (Jumiati/Parhumas KPU Sumbar)


Selengkapnya
210

Hadiri Pelantikan KPID Sumbar, KPU Sumbar Siap Kolaborasi Jaga Kualitas Arus Informasi dan Pengawasan Siaran

padang-sumbar.kpu.go.id - KPU Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Jons Manedi didampingi Kepala Bagian Parhubmas dan SDM Sekretariat KPU Provinsi Sumatera Barat beserta staf menghadiri prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 7 (tujuh) Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat periode 2026–2029 yang dipimpin langsung oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah di Auditorium Istana Gubernur, Senin (16/3/2026).  Kehadiran perwakilan KPU Provinsi Sumatera Barat dalam agenda ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antar-lembaga, khususnya dalam menjaga kualitas arus informasi publik dan pengawasan siaran di wilayah Sumatera Barat. Sinergi antara KPU sebagai penyelenggara pemilu dan KPID sebagai pengawas penyiaran dinilai krusial untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, edukatif, dan bebas dari disinformasi.  Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa KPID memiliki peran vital sebagai penjaga etika publik dan penggerak ekosistem penyiaran yang menyejukkan.  Menanggapi hal tersebut, pihak KPU Provinsi Sumatera Barat memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada 7 (tujuh) komisioner yang baru dilantik, yakni Nofal Wiska, Riki Chandra, Jimmi Syah Putra Ginting, Yusrin Tri Nanda, Jonnedi, Yogi Afriandi, dan Oldsan Bayu Pradipta.  Melalui momentum ini, KPU Provinsi Sumatera Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kerjasama dalam sosialisasi program kepemiluan demi terciptanya literasi politik yang sehat bagi seluruh warga Sumatera Barat. (KinAz/Parhumas KPU Sumbar)


Selengkapnya
200

Sasar Pemilih Pemula, KPU Sumbar hadiri pengukuhan Pengurus Saka Rintisan Yogaswara KPU Sijunjung

padang-sumbar.kpu.go.id - Sebuah tonggak sejarah baru dalam dunia demokrasi dan kepramukaan tercatat di Kabupaten Sijunjung. Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 0303 Gerakan Pramuka Kabupaten Sijunjung, H. Iraddatillah, S.Pt, secara resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus Satuan Karya Pramuka (Saka) Rintisan Yogaswara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sijunjung Masa Bakti 2026-2031, Selasa 10 Maret 2026 di Kantor KPU Sijunjung, Muaro Sijunjung. Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Provinsi Sumatera Barat, Jons Manedi, jajaran pimpinan KPU Kabupaten Sijunjung, Bawaslu Kabupaten Sijunjung, serta jajaran pengurus Kwarcab 0303 Gerakan Pramuka Sijunjung. Ketua KPU Kabupaten Sijunjung, Dori Kurniadi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Kwarcab 0303 Gerakan Pramuka Sijunjung. Ia menegaskan bahwa pembentukan Saka Pramuka Rintisan Yogaswara ini merupakan momen bersejarah bagi Kabupaten Sijunjung dalam memperkuat sinergi antara penyelenggara Pemilu dan gerakan kepramukaan. Senada dengan hal tersebut, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Provinsi Sumatera Barat, Jons Manedi, menjelaskan bahwa Saka Pramuka Rintisan Yogaswara adalah bagian dari program nasional untuk menyukseskan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan. "Sijunjung merupakan Kabupaten ke-4 di Sumatera Barat yang telah membentuk kepengurusan Saka ini. Target utama kita adalah pemilih pemula. Kita ingin membenahi dan membekali pemilih mulai dari dasarnya," ujar Jons Manedi. Beliau juga menambahkan bahwa saat ini KPU Provinsi Sumatera Barat membentuk rintisan Saka Yogaswara, untuk bisa menjadi sah secara nasional, dibutuhkan dukungan minimal 30% dari provinsi di Indonesia. Sementara itu Ketua Kwarcab 0303 Gerakan Pramuka Sijunjung yang juga merupakan Wakil Bupati Sijunjung, Iraddatillah, S.Pt, berharap kolaborasi antara Pramuka dan KPU ini dapat berjalan beriringan secara konsisten. "Semoga dengan adanya wadah ini, kegiatan Pramuka dan KPU bisa saling berkolaborasi. Tujuannya jelas, agar masyarakat, khususnya generasi muda, semakin melek dengan demokrasi dan berperan aktif dalam pembangunan daerah," pungkasnya. (Wili/Parhumas KPU Sumbar)


Selengkapnya
226

KPU Sumbar Targetkan Saka Rintisan Yogaswara Jadi Agenda Nasional Untuk Edukasi Demokrasi Muda

  padang.sumbar.kpu.go.id - Pembentukan Satuan Karya Rintisan Yogaswara tidak hanya akan menjadi program lokal, namun akan di dorong untuk menjadi program nasional yang bertujuan untuk memperkuat fondasi demokrasi di kalangan generasi muda sejak dini, hal ini di sampaikan Ketua Divisi Teknis Penyelengaraan Pemilu, KPU Provinsi Sumatera Barat, Ory Sativa Syakban, dalam acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Majelis Pembimbing serta Pimpinan Cabang Satuan Karya (Saka) Rintisan Yogaswara di lingkungan KPU Kota Pariaman untuk masa bakti 2025-2030 pada Jumat, 27 Februari 2026. KPU Provinsi Sumatera Barat akan memastikan seluruh KPU Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Sumatera Barat segera membentuk kepengurusan Saka Rintisan Yogaswara. "KPU dan Saka Rintisan Yogaswara akan bersinergi dalam kegiatan pendidikan pemilih pemula, target besarnya adalah menjadikan satuan karya ini sebagai pusat edukasi demokrasi yang aktif. Ke depannya, KPU mengharapkan adanya agenda rutin setiap tahun berupa Jambore Pelajar atau Jambore Demokrasi yang secara khusus berkonsentrasi pada isu-isu kepemiluan. Dengan demikian, diharapkan akan lahir generasi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam mengawal masa depan demokrasi di Indonesia" tutur Ory. Kegiatan pelantikan yang di adakan di Kantor KPU Kota Pariaman, juga dihadiri oleh Komisioner KPU Kota Pariaman dan jajaran Sekretariat, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pariaman Afrizal Azhar yang sekaligus memimpin jalan nya kegiatan pelantikan Pengurus Saka Rintisan Yogaswara di KPU Kota Pariaman. Dalam sambutannya, Afrizal Azhar menyampaikan bahwa Pramuka merupakan wadah pembentukan karakter yang selaras dengan citra Kota Pariaman sebagai kota wisata yang ramah dan dinamis. Melalui gerakan Pramuka, nilai-nilai kemandirian dan kedisiplinan diharapkan dapat membantu menyukseskan berbagai program daerah. (Fauzi/Parhumas KPU Sumbar)


Selengkapnya