KPU Dorong Penguatan Kompetensi SDM Kepemiluan Berbasis LMS

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendorong penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) kepemiluan melalui pengembangan Learning Management System (LMS) . Hal tersebut dibahas dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Selatan, (Rabu, 1/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan anggota KPU Divisi SDM dari seluruh KPU Provinsi serta perwakilan kepala bagian SDM dari 22 provinsi di Indonesia. FGD bertujuan mengembangkan model kompetensi, menyusun klaster kurikulum, serta mengoptimalkan pelatihan berbasis digital.

Penguatan SDM dinilai penting mengingat masih ditemukannya berbagai kendala dalam penyelenggaraan pemilu, termasuk pelanggaran dan pemungutan suara ulang. Selain itu, belum adanya standar kompetensi yang baku serta kesenjangan antara tuntutan peran dan kapasitas SDM menjadi perhatian dalam forum tersebut.

FGD juga menekankan pentingnya menempatkan pengembangan kompetensi sebagai investasi kelembagaan agar pembelajaran tidak bersifat insidental dan dapat berkelanjutan lintas periode.

Dalam kegiatan tersebut turut diperkenalkan aplikasi SIPATEN (Sistem Informasi Pengembangan Kompetensi) sebagai platform LMS untuk mendukung pembelajaran mandiri bagi ASN, komisioner, dan badan ad hoc. Namun, pengembangan aplikasi ini dinilai masih perlu penyempurnaan agar lebih mengakomodasi kebutuhan kompetensi komisioner.

Melalui penguatan sistem pembelajaran berbasis digital, KPU diharapkan dapat membangun SDM kepemiluan yang lebih adaptif dan mampu menjaga kualitas serta integritas penyelenggaraan pemilu. (Jumiati/Parhumas KPU Sumbar)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 41 Kali.