Perkuat Sinergi Pendidikan Pemilih dan Demokrasi, Pramuka UNP lakukan Audiensi dan Silahturahmi ke KPU Sumbar

Padang - sumbar.kpu.go.id - KPU Provinsi Sumatera Barat menerima audiensi Pramuka Perguruan Tinggi Universitas Negeri Padang (UNP,) pada Selasa, 7 April 2026 di Aula KPU Provinsi Sumateta Barat. 

Audiensi yang dipimpin oleh Pembina Gugusdepan Racana Dang Tuanku dan Bundo Kanduang, Universitas Negeri Padang, Dr. Alim Harun Pamungkas, M.Pd terkait memperkuat sinergi pendidikan pemilih berkelanjutan jelang tahapan pemilu mendatang.

Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat, Surya Efitrimen dalam sambutannya megatakan KPU Provinsi Sumatera Barat sudah melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kwartir Daerah 03 Sumatera Barat dan dilanjutkan penandatanganan perjanjian kerjasama KPU Kabupaten/Kota dengan Kwartir Cabang masing-masing untuk membentuk Saka Pramuka Rintisan Yogaswara. 

“Yogaswara artinya suara yang mempersatukan, dan kenapa rintisan, karena KPU Provinsi Sumatera Barat menjadi pilot project pendirian saka secara nasional, tujuannya untuk penguatan kapasitas pemilu dalam pendidikan pemilih dalam masa tahapan pemilu berikutnya.”ujarnya.

Kegiatan ini dilaksanakan pada kegiatan tahapan dan non tahapan Pemilu sebab MoU ini selama 5 tahun kedepan, tambah beliau.

Sementara itu, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Provinsi Sumatera Barat, Jons Manedi mengatakan mahasiswa adalah pemilih potensial, karena ada 20% di DPT, namun pada aplikasi dilapangan pemilih pemula atau gen-z hanya hadir 10% saja di TPS. 

Artinya ada hal yang membuat pemilih ini tidak hadir di TPS.

"Gerakan pramuka adalah gerakan yang continue. jika kita membutuhkan kader maka kita tidak susah mencarinya karena setiap tahun ada kader yang masuk pramuka. Hal ini sejalan dengan tahapan pemilu yang membutuhkan kader-kader lapangan untuk sosialisasi kepada masyarakat. 

Tentu pramuka diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam peningkatan jumlah pemilih pemula pada tahapan pemilu di TPS nantinya" jelas Jons.

Menurut Dewan Pembina Universitas Negeri Padang, Dr. Alim Harun Pamungkas, Pramuka itu harus menjadi voluenter, artinya pramuka itu harus berada di dalam masyarakat untuk melaksanakan pekerjaan sosial.

"PSDK UNP hampir ada diseluruh Sumatera Barat , jika pramuka dikembangkan pada PSDK UNP ini maka kami mempunyai kader pramuka yang masif di seluruh sumbar. Di kampus kami mempunayai SD, SMP dan  SMA pembangunan untuk pengembangan siswa-siswa dalam kegiatan pramuka", jelas Alim.

Melalui Pramuka UNP tegas Alim, menyatakan komitmennya untuk membuka peluang seluas-luasnya bagi KPU Provinsi Sumatera Barat dalam berkolaborasi dalam berbagai kegiatan kepramukaan. 

Sebaliknya, KPU Provinsi Sumatera Barat juga memberikan akses yang luas bagi anggota Pramuka UNP untuk memanfaatkan sumber daya yang dimiliki guna mendukung pengembangan Satuan Karya Pramuka Yogaswara Sumatera Barat.

Sementara itu Ory Sativa Sya'ban, Ketua Divisi Teknis Penyelengaraan Pemilu lebih menyikapi terobosan pramuka UNP dalam membangun sistem kepemiluan dalam pemilihan pimpinan di kampus, sebagai perpanjangtanganan KPU di perguruan tinggi.

Beliau berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi strategis antara lembaga pendidikan kepemudaan dan penyelenggara pemilu, guna menciptakan generasi muda yang cerdas secara politik, berintegritas, serta memiliki kesadaran demokrasi yang tinggi. (Wili/Parhumas KPU Sumbar)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 87 Kali.