Berita Terkini

119

KPU Sumbar Optimis Partisipasi Pemilih Pemula Meningkat pada Pemilu dan Pilkada Mendatang

Lubukbasung-sumbar.kpu.go.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat, Surya Efitrimen optimis tingkat partisipasi pemilih pemula pada penyelengaraan pemilu dan pilkada mendatang meningkat.  Melalui Saka Pramuka Rintisan Yogaswara yang merupakan pengembangan kepramukaan untuk pendidikan pemilih di lingkungan KPU Provinsi Sumatera Barat bersama KPU Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, dengan tujuan akhirnya meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya pemilih pemula, dalam penyelenggaraan pemilu dan pilkada mendatang, ujar Surya Efitrimen dalam sambutannya pada Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Cabang Satuan Karya Rintisan Yogaswara KPU Kabupaten Agam periode 2026-2031, di Aula Husni Kamil Manik kantor KPU Kabupaten Agam, Rabu 17 Juni 2026. Pada Pelantikan yang diikuti Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Agam, dan dihadiri Bupati Agam diwakili Sekretaris Daerah M. Luthfi, Forkopimda Kabupaten Agam, Bawaslu Kabupaten Agam, serta instansi terkait, dan perwakilan sekolah, Surya Efitrimen yang juga selaku Ketua Majelis Pembimbing Saka Pramuka Rintisan Yogaswara tingkat daerah Sumatera Barat, menjelaskan melalui kegiatan kepramukaan yang terstruktur, para anggota dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai demokrasi, pemilu, pemilihan kepala daerah, serta pentingnya partisipasi dalam setiap proses demokrasi,” katanya.  Sementara itu, acara pengukuhan dan pelantikan pengurus cabang satuan karya rintisan yogaswara KPU Kabupaten Agam dipimpin oleh Ketua Kwarcab 0306 Gerakan Pramuka Kabupaten Agam, Ir. H. Jetson, MT. Dalam sambutannya, Jetson mengapresiasi langkah KPU Kabupaten Agam berinisiatif dalam membentuk satuan Karya Pramuka di Kabupaten Agam. Langkah ini cukup inspiratif dan diharapkan akan terus berkembang secara nasional.  "Mudah-mudahan kerjasama  antara Kwarcab 0306 Gerakan Pramuka Kabupaten Agam dengan KPU Kabupaten Agam dalam mendorong  kepramukaan di Agam semakin baik. Dengan adanya Saka ini tentunya misi KPU dalam menjalankan tugas-tugas kepemiluan khususnya bagi generasi muda juga tercapai", ujar pejabat senior yang pernah menjabat Kepala Dinas DLH Kabupaten Agam. Keberadaan Satuan Karya Pramuka Rintisan Yogaswara Tingkat Cabang Kabupaten Agam merupakan upaya bersama dalam memperkuat pendidikan demokrasi dan kepemiluan di kalangan generasi muda, khususnya pemilih pemula, dalam mencetak agen - agen demokrasi untuk menyampaikan pesan - pesan kepemiluan di tengah masyarakat. ( Al-Mukkarom/Parhumas KPU Sumbar)


Selengkapnya
155

Saka Rintisan Yogaswara merupakan Wadah Pembinaan Pemilih Pemula

Bukittinggi-sumbar.kpu.go.id - Saka Pramuka Rintisan Yogaswara merupakan wadah pembinaan bagi pemilih pemula. Program yang di gagas pertama kali oleh KPU Provinsi Sumatera Barat, merupakan  inovasi dalam mendukung program pendidikan pemilih berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan partisipasi pemilih khususnya pemilih pemula dalam pemilu dan pilkada yang akan datang.  Hal tersebut di sampaikan Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat sekaligus Wakil Ketua Majelis Pembimbing Satuan Karya Pramuka Rintisan Yogaswara Tingkat Daerah KPU Provinsi Sumatera Barat, Ory Sativa Syakban saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Satuan Karya Pramuka Rintisan Yogaswara Tingkat Cabang KPU Kota Bukittinggi periode 2025-2030, Senin 15 Juni 2026 di aula Kantor KPU Kota Bukittinggi. Ory juga  juga mendorong sekolah-sekolah tingkat SMA sederajat, termasuk pondok pesantren, untuk melaksanakan pemilihan ketua OSIS dengan tata kelola yang mencontoh proses pemilihan yang dilaksanakan oleh KPU, sehingga bisa media pendidikan demokrasi yang efektif bagi para pelajar. Pengurus Satuan Karya Pramuka Rintisan Yogaswara Tingkat Cabang KPU Kota Bukittinggi, dilantik oleh Ketua Kwarcab 0313 Gerakan Pramuka Kota Bukittinggi, Ibnu Aziz, S.TP. Dalam sambutannya, Ibnu Aziz berharap kepengurusan saka pramuka rintisan periode ini dapat membawa dampak positif yang nyata bagi warga Kota Bukittinggi. "Satuan Karya Pramuka Rintisan Yogaswara harus menjadi wadah pembinaan yang progresif, memperkuat sinergi antarlini, serta mampu melahirkan inovasi - inovasi baru yang bermanfaat bagi gerakan pramuka dan daerah", ujar Ibnu Aziz. Ia juga berharap keberadaan Saka Pramuka Rintisan Yogaswara dapat memperkuat jaringan relawan demokrasi yang berasal dari kalangan Pramuka sehingga mampu mendukung berbagai program pendidikan pemilih yang dilaksanakan oleh KPU. (Wili/Parhumas KPU Sumbar)


Selengkapnya
109

Setelah Unand dan UMSB KPU Sumbar lirik UNP

padang-sumbar.kpu.go.id - Setelah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Unand dan UMSB, KPU Sumbar melirik Universitas Negeri Padang (UNP). Hal ini dibuktikan dengan kunjungan pimpinan KPU Provinsi Sumatera Barat ke Universitas Negeri Padang (UNP) pada Kamis, 11 Juni 2026, guna membahas dan merumuskan draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua lembaga. Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Rektorat UNP, pimpinan KPU Sumbar yakni Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat Surya Efitrimen bersama Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat Hamdan, Ory Sativa Syakban, Medo Patria, dan Jons Manedi, serta Kepala Bagian Partisipasi Hubungan Masyarakat dan SDM KPU Provinsi Sumatera Barat, Jumiati diterima langsung oleh Rektor Universitas Negeri Padang, Dr. Ir. Krismadinata, MT, Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial UNP Dr. Hasrul Piliang, M.Si serta jajaran civitas dan akademika kampus UNP. Dalam paparannya Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat, Surya Efitrimen, menyampaikan bahwa berbagai kegiatan kolaboratif antara KPU dan UNP sejatinya telah terlaksana selama beberapa tahun terakhir, meskipun belum didukung oleh perjanjian kerja sama secara tertulis, seperti, kegiatan nonton bersama film Tepatilah Janji di Kampus UNP, penggunaan fasilitas gedung UNP untuk pelaksanaan proses seleksi anggota KPU Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, penerimaan mahasiswa UNP untuk melaksanakan magang di lingkungan KPU, serta fasilitasi kunjungan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial UNP ke KPU RI. Pertemuan tersebut merupakan langkah awal dalam memperkuat sinergi antara KPU Provinsi Sumatera Barat dan UNP, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kajian kepemiluan. Hal tersebut tidak terlepas dari upaya KPU Provinsi Sumatera Barat untuk terus menyasar generasi muda dalam menyampaikan pesan - pesan demokrasi, sehingga terbentuk generasi muda yang sadar akan hak pilih dan mampu menjadi agen - agen demokrasi di tengah masyarakat. Sementara itu, menyingkapi kunjungan dari KPU Provinsi Sumatera Barat, Rektor Universitas Negeri Padang, Dr. Ir. Krismadinata, MT menyambut baik rencana penguatan kerja sama tersebut. Menurutnya, hubungan kelembagaan yang selama ini telah terjalin dapat ditingkatkan melalui perjanjian kerja sama yang lebih formal sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi kedua belah pihak. Ia juga menyampaikan bahwa UNP siap mendukung berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan demokrasi dan kepemiluan, termasuk kajian kepemiluan, strategi pendidikan pemilih, serta penelitian mengenai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilu dan pemilihan. Selain itu, peluang kerja sama juga bisa diwujudkan dalam bentuk fasilitasi pendidikan lanjutan bagi pegawai KPU yang ingin melanjutkan studi di UNP, keterlibatan praktisi KPU sebagai narasumber atau pengajar dalam kegiatan akademik, serta pelibatan mahasiswa sebagai volunteer atau relawan demokrasi dalam program-program kepemiluan, ujar Rektor UNP Kegiatan yang berjalan humanis, baik KPU Provinsi Sumatera Barat maupun Universitas Negeri Padang bertekad untuk segera merealisasikan Perjanjian Kerja Sama yang menjadi landasan pengembangan program-program kolaboratif dalam bidang pendidikan, penelitian, dan penguatan demokrasi di Sumatera Barat. (Wili/Parhumas KPU Sumbar)


Selengkapnya
127

KPU Sumbar Bekali KPU Kabupaten/Kota terkait Pelatihan Saka Rintisan Yogaswara

padang-sumbar.kpu.go.id - Pasca pengukuhan dan pelantikan Pimpinan Cabang Pengurus Saka Rintisan Yogaswara di 12 Satker KPU Kabupaten/Kota, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, serta Penguatan Peran Mabisaka, Pengurus Pimpinan Daerah, dan Pimpinan Cabang Satuan Karya Pramuka (Saka) Rintisan Yogaswara. Kegiatan yang berlangsung di Aula KPU Provinsi Sumatera Barat pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang di hadiri Anggota KPU kabupaten/kota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas, dan SDM, Sekretaris, serta Kepala Subbagian Parhubmas KPU kabupaten/kota se-Sumatera Barat, dalam sambutannya Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat, Surya Efitrimen menegaskan bahwa tugas KPU tidak hanya melaksanakan pemungutan suara, tetapi juga melakukan pendidikan pemilih secara berkelanjutan di luar tahapan pemilu. Salah satu wadah strategis yang dipilih adalah Gerakan Pramuka. "Orientasinya adalah bagaimana kita meningkatkan partisipasi masyarakat, memperluas jangkauan sosialisasi ke generasi muda, dan melahirkan kader demokrasi yang berintegritas. Kita ingin membangun kesepakatan bersama dalam mengembangkan Saka Rintisan Yogaswara ini," ujar Surya. Sementara itu Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas, dan SDM KPU Provinsi Sumatera Barat, Jons Manedi, memaparkan data evaluasi Pilkada lalu. Dari total 4,1 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Sumatera Barat, tingkat kehadiran di TPS hanya mencapai 57,15%, yang berarti ada 42,85% pemilih yang tidak hadir ke TPS. "Data menunjukkan tingkat kehadiran terendah berasal dari kalangan pemilih pemula dan Generasi Z. Ini harus menjadi atensi kita bersama untuk menemukan role model sosialisasi yang tepat," jelas Jons. Menyiasati keterbatasan anggaran, Jons menekankan pentingnya metode Low Budget, High Impact (minim anggaran namun tepat sasaran), seperti mengadakan webinar mahasiswa dengan daya tarik sertifikat.  Ketua Pusdiklatda Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat, Dr. H. Candrianto, yang bertindak sebagai narasumber, dalam materinya Kak Can memberikan pembekalan mengenai struktur Mabisaka, pamong, instruktur, serta krida-krida yang harus dijalankan. Ia juga membagikan tips bagi instruktur agar mampu menghibur dan bernyanyi saat memberikan pelatihan supaya peserta didik tidak bosan. Sementara itu, Dr. Alim Harun Pamungkas dari Departemen Pendidikan Nonformal FIP Universitas Negeri Padang, bertindak sebagai narasumber di sesi kedua, mengkritisi metode sosialisasi yang selama ini terlalu didominasi ceramah. Ia menyarankan perubahan modul ke arah simulasi pemilu, debat, dan studi kasus. "Pemilih muda tidak cukup hanya diberi tahu kapan mencoblos dan siapa paslonnya. Saka harus menjadi wahana Pendidikan Demokrasi Sepanjang Hayat ( Lifelong Democratic Education ). Kita harus mencetak generasi muda yang paham hak-kewajiban politik, memiliki literasi demokrasi, mampu melawan hoaks, dan siap menjadi relawan demokrasi," pungkas Alim. (Wili/Parhumas KPU Sumbar)


Selengkapnya
92

Ketua Kpu Sumbar Hadiri Pengukuhan Dan Pelantikan Pengurus Saka Rintisan Yogaswara Kabupaten Solok Selatan

Solsel.sumbar.kpu.go.id - Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat, Surya Efitrimen, selaku Ketua Majelis Pembimbing Satuan Karya (Mabisaka) Pramuka Rintisan Yogaswara, menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Satuan Karya Pramuka Rintisan Yogaswara di lingkungan KPU Kabupaten Solok Selatan Masa Bakti 2026–2031, yang dilaksanakan di Aula Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan, Rabu (10/6). Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat didampingi oleh Staf Partisipasi Hubungan Masyarakat, Zulmaidi sebagai bagian dari penguatan program pendidikan pemilih berkelanjutan melalui Saka Pramuka Rintisan Yogaswara. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pembekalan bagi pengurus Saka Pramuka Rintisan Yogaswara yang baru dilantik.  Dalam sambutannya, Surya menyampaikan bahwa kehadiran Saka Pramuka Rintisan Yogaswara merupakan langkah strategis KPU Provinsi Sumatera Barat dalam membangun generasi muda yang memahami demokrasi, memiliki kesadaran politik yang baik, serta mampu menjadi agen pendidikan pemilih di tengah masyarakat. Ia menjelaskan bahwa KPU Kabupaten Solok Selatan menjadi kabupaten/kota ke-12 di Sumatera Barat yang melaksanakan pengukuhan dan pelantikan kepengurusan Saka Pramuka Rintisan Yogaswara. Program ini merupakan inovasi KPU Provinsi Sumatera Barat yang diinisiasi sebagai wadah pendidikan pemilih berkelanjutan dengan menyasar generasi muda, khususnya Generasi Z, sebagai pemilih pemula. Melalui Saka Pramuka Rintisan Yogaswara, para anggota diharapkan dapat memahami nilai-nilai demokrasi, sistem kepemiluan di Indonesia, hak dan kewajiban warga negara, serta menjadi pelopor dalam menangkal hoaks, politik uang, dan ujaran kebencian. Selain itu, anggota juga diharapkan mampu menjadi duta demokrasi di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. “kita berharap Saka Pramuka Rintisan Yogaswara dapat terus berkembang sebagai sarana pendidikan demokrasi yang efektif dan berkelanjutan, sekaligus menjadi garda terdepan dalam membangun budaya demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas di kalangan generasi muda, ujar Pak Men sapaan akrab beliau, (Maidi/Parhumas KPU Sumbar)


Selengkapnya
130

Jumlah Pemilih Semester I Meningkat Menjadi 4,23 Juta Jiwa

padang-sumbar.kpu.go.id - Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat, Medo Patria mengatakan, jumlah pemilih di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2026 meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya yakni 4.23 juta jiwa. Hal ini di sampaikan Medo Patria dalam kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pengawasan PDPB Semester 1 Tahun 2026, yang diadakan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Selasa 9 Juni 2026, di Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Jalan Pramuka Padang.  "Akurasi data pemilih terus di matangkan oleh KPU Sumbar melalui program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026, guna memelihara, memperbaharui, dan menyediakan data pemilih berskala nasional yang komprehensif, akurat, serta mutakhir untuk penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu atau pemilihan berikutnya", ujar Medo. Proses pemutakhiran ini bersandar pada payung hukum yang kuat, di antaranya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 jo Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, serta Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2025. Berdasarkan rekapitulasi data semester I Tahun 2026, pertumbuhan jumlah pemilih mengalami tren peningkatan yang cukup signifikan. Pada Semester II Tahun 2025, total pemilih di Sumatera Barat tercatat sebanyak 4.221.287 jiwa. Angka tersebut kemudian mengalami kenaikan sebanyak 16.449 pemilih pada Triwulan I Tahun 2026, sehingga total pemilih di tingkat Provinsi Sumatera Barat kini mencapai 4.237.736 jiwa.   Meskipun secara akumulatif provinsi mengalami peningkatan, KPU Provinsi Sumatera Barat mencatat terdapat penurunan jumlah pemilih di 5 Kabupaten/Kota yakni Tanah Datar, Padang Pariaman, Dharmasraya, Solok Selatan dan Kota Sawahlunto. Berdasarkan klasifikasi umur, mayoritas pemilih di Sumatera Barat terbesar berasal dari generasi Milenial (usia 29–45 tahun) dengan jumlah mencapai 1.365.442 pemilih. Posisi kedua ditempati oleh Generasi X (usia 46–60 tahun) sebanyak 969.695 pemilih, disusul oleh Generasi Z (usia 21–28 tahun) sebanyak 799.875 pemilih dan kelompok usia Tradisional (80 tahun ke atas) sebanyak 81.519 pemilih.   Untuk menjaga validitas data dari potensi data ganda, data tidak padan, maupun pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), KPU Sumbar bergerak aktif melakukan sinkronisasi dengan berbagai instansi terkait. Dari hasil sinkronisasi data Semester I Tahun 2026, ditemukan beberapa pergerakan data penting, antara lain Potensial Pemilih Baru 106.804 data,   Tidak Memenuhi Syarat (TMS) 15.400 data, Pindah Domisili Masuk 46.462 data, Pindah Domisili Keluar 51.008 data dan Data Tidak Padan sebanyak 1.529. KPU Provinsi Sumatera Barat juga menerima total 18.219 data tanggapan dan masukan dari berbagai lembaga, diantaranya TNI/Polri, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), serta Kemenkumham. Data tanggapan dan masukan terbesar diterima dari Bawaslu 4.351 data masukan. KPU Provinsi Sumatera Barat juga telah menggelar koordinasi khusus bersama TNI/Polri pada 29–30 April 2026 untuk memvalidasi perubahan status warga negara dari TNI/Polri menjadi sipil atau sebaliknya. Dalam rapat pleno Rekapitulasi PDPB 2026 Semester I tingkat Provinsi,  yang akan dilaksanakan pada 5-6 Juli 2026, KPU Provinsi Sumatera Barat berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan data, melindungi data pribadi pemilih, serta menyajikan data pemilu yang berintegritas. (Wili/Parhumas KPU Sumbar)


Selengkapnya
🔊 Putar Suara